Posted by: dewi11ipa2 | February 12, 2010

Tokoh Fisika & Penemuannya Tentang Alam Semesta

No

Nama Penemu

Penjelasan

Riwayat Hidup

1 Johannes Kepler

seorang tokoh penting dalam revolusi ilmiah, adalah seorang astronom Jerman, matematikawan dan astrolog. Dia paling dikenal melalui hukum gerakan planetnya. Dia kadang dirujuk sebagai “astrofisikawan teoretikal pertama”, meski Carl Sagan juga mamanggilnya sebagai ahli astrologi ilmiah terakhir. (27 Desember 1571 – 15 November 1630),
2 Jocelyn Bell Burnell Pada tahun 1967 di Laboratorium Astronomi Radio Mullard di Cambridge, Inggris, seorang mahasiswa pasca-sarjana yang waktu itu bernama Jocelyn Bell menemukan sinyal aneh tatkala melakukan pemeriksaan dalam gelombang radio di langit. Sinyal ini berdenyut setiap 1 1/3 detik. Mula-mula Bell dan rekan-rekannya menduga yang diperoleh adalah sinyal radio dari mahluk asing. Berikutnya, masih dalam tahun sama, kosmolog Inggris Thomas Gold menyatakan, bahwa sebuah ‘pulsar‘ yang ditemukan Bell tadi adalah sebuah bintang netron yang berputar. Bintang netron sendiri adalah inti yang mengerut habis dari supernova atau ledakan bintang dahsyat, dan karena itu masuk akal kalau harus mencari bintang semacam itu di nebula (kabut) supernova. Berikutnya sebuah pulsar radio yang bertepatan dengan posisi sebuah bintang yang tampak secara visual ditemukan di pusat Nebula Kepiting, sisa supernova yang terlihat dari Bumi tahun 1054. Dengan penemuan itu, teori yang dikemukakan Thomas Gold pun berhasil dibuktikan. Kini ratusan pulsar sudah ditemukan, sementara supernovanya sendiri terus dijadikan rujukan dalam penelitian kosmologi akhir abad ke-20.

(1943- )

3 Albert Einstein Teorinya tentang relativitas memperkenalkan pemikiran baru yang revolusioner tentang ruang, waktu dan alam semesta (universe). (1879 – 1955)
4 Harlow Shapley Astronom Amerika, Direktur Observatorium Harvard, AS, antara tahun 1916-1918 memanfaatkan penemuan ahli Denmark Ejnar Hertzprung (untuk menetapkan jarak bintang dari kecerlangannya, yakni dengan menggunakan bintang Cepheid yang menjadi mercu suar di alam semesta) guna memetakan selubung Bima Sakti, dan kemudian menaksir ukurannya, serta menentukan arah dan jarak pusatnya. Shapley bisa disebut sebagai penyusun peta galaksi kita Bima Sakti.
5 Nicolaus Copernicus Kopernikus mencantumkan kata-kata itu dalam karya terobosannya yang berjudul On the Revolutions of the Heavenly Spheres (Mengenai perputaran Bola-Bola Langit), yang diterbitkan pada thaun 1543. 19 Februari 1473 – 24 Mei 1543
6 Edwin Hubble Astronom Amerika, perintis alam semesta, memastikan dan menemukan galaksi di luar galaksi Bima Sakti di dekade 1920-an. Hubble pada satu titik mendapatkan alam semesta berupa bola langit berukuran jari-jari tiga juta tahun cahaya dan berisi 20 galaksi. Tetapi Hubble terus mengukur, dan ukuran alam semestanya pun bertambah besar, sampai akhirnya ia berhasil mengamati alam semesta berukuran satu milyar tahun cahaya. Hubble pernah mengatakan, jumlah galaksi di luar Bima Sakti adalah sebanyak bintang yang ada di dalamnya. Hubble juga menemukan, bahwa galaksi-galaksi menjauh dari Bumi. (1899-1953)
7 Roger Penrose Penrose yang bekerja di Universitas Oxford, Inggris, adalah orang pertama yang menjelaskan horison peristiwa lubang hitam. Horison peristiwa adalah perbatasan wilayah dimana cahaya tidak bisa lolos lagi. Ia juga mengembangkan metode pemetaan ruang-waktu di sekeleiling lubang hitam, yang dinamai Diagram Penrose

(1931- )

8 Stephen Hawking Ia membuktikan adanya singularitas di pusat sebuah lubang hitam. (1942- )
9 Galileo Galilei Ilmuwan Italia yang menghasilkan revolusi di bidang astronomi. Dengan menggunakan teleskopnya, Galileo menemukan hal-hal baru tentang planet-planet dan matahari. Hasil observasinya mendukung teori dari Nicolaus Copernicus (1473 – 1543), yang percaya bahwa bumi dan planet-planet lainnya bergerak mengelilingi matahari. (1564 – 1642)
10 Archimedes Penemuan yang lain adalah tentang prinsip matematis tuas, sistem katrol yang didemonstrasikannya dengan menarik sebuah kapal sendirian saja. Ulir penak, yaitu rancangan model planetarium yang dapat menunjukkan gerak matahari, bulan, planet-planet, dan kemungkinan konstelasi di langit (sekitar 287 SM – 212 SM)
11 Isaac Newton Newton menemukan hukum gravitasi, dan tiga hukum tentang gerak, yang terus dipakai sampai saat ini. (1642 – 1727)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: